Manfaat Ubi Jalar

Manfaat ubi jalar intuí kesehatan diantaranya Karena kemampuan dalam menjaga berat badan, meningkatkan sistem kekebalan tubuh, menjaga sistem pencernaan, mengatasi radang sendi, mengatasi radang perut, mengatasi asma dan bronkhitis serta dapat mengontrol diabetes.

Apa itu Ubi Jalar?

Ubi jalar atar yang dikenal sebagai kentang manis atau yams ini memiliki nama latin Ipomoea Batatas, ubi jalar memiliki varian seperti kuning, putih, merah dan ungu. Warna dalam ubi jalar dipengaruhi oleh jenis, tanah tempat tumbuh, cuaca dan kandungan nutrisi di dalamnya.

Ubi jalar berwarna merah umum memiliki lebih kering sedangkan untuk varian ubi jalar yang berwarna kuning, ungu dan putih memiliki daging yang kenyal dan segar.  Perbedaan lainnya adalah ubi jalar merah atau ungu memiliki warna yang lebih tajam daripada varian lainnya, semakin terang warnanya semakin kuat aroma yang dikeluarkan. Warna dan aroma yang dihasilkan besar kemungkinan berasal dari tinggi beta karoten di dalamnya.

Selain beta karotene, kandungan nutrisi didalam ubi jalar bisa dikatakan sangat lengkap, berikut daftar kandungan nutrisi di dalam ubi jalar.

  • Kalori
  • Lemak
  • Protein
  • Vitamin A
  • Vitamin B6
  • Vitamin B12
  • Vitamin C
  • Vitamin D
  • Vitamin E
  • Vitamin K
  • Thiamin
  • Riboflavin
  • Niacin
  • Asam Folat
  • Asam Pantothenic
  • Kolin
  • Betaine
  • Serat
  • Gula
  • Asam Lemak Omega 3
  • Asam Lemak Omega 6
  • Kalsium
  • Zat Besi
  • Magnesium
  • Fosfor
  • Potassium
  • Sodium
  • Zinc
  • Copper
  • Mangan
  • Selenium

Manfaat Ubi Jalar untuk Kesehatan dan Kecantikan

Setelah mengetahui apa itu ubi jalar dan kandungan nutrisi didalamnya, berikut ini ulasan lengkap mengenai manfaat ubi jalar untuk kesehatan dan kecantikan yang mungkin belum Anda ketahui. Simak ulasannya dibawah ini:

1. Mengontrol Gula Darah

Ubi jalar merupakan makanan sehat untuk penderita diabetes karena kemampuannya dalam membantu menurunkan dan mengontrol kadar gula darah. Hal ini dikarenakan kandungan anti-diabetic dalam panganan ini yang dapat menghindarkan lonjakan gula darah setelah makan.

Dalam satu studi yang dilakukan oleh University of Vienna di Austria, penelitian melibatkan 61 partisipan penderita diabetes yang dibagi dalam dua kelompok, satu kelompok diberikan makanan ubi jalar sedangkan kelompok lainnya tidak, setelah tiga bulan mereka yang mengonsumsi ubi jalar mengalami penurunan kadar gula darah yang signifikan dibandingkan mereka yang tidak.

Konsumsi ubi jalar pada penderita diabetes dapat meningkatkan metabolisme tubuh dan meningkatkan sensitifitas tubuh terhadap insulin. Insulin merupakan hormon yang bekerja membawa gula dari pembuluh darah ke seluruh jaringan otot dan mengubahnya menjadi energi. Meningkatnya sensitifitas insulin tubuh Anda dapat mengontrol kadar gula darah tetap normal.

Selain itu, kandungan serat dalam ubi jalar juga dapat memenuhi 15 persen kebutuhan serat harian Anda, serat dapat memperlambat penyerapan gula oleh tubuh Anda sehingga menurunkan risiko melonjak kadar gula darah tubuh Anda.

2. Kaya akan Antioksidan

Antioksidan merupakan zat esensial yang dibutuhkan oleh tubuh untuk menangkal radikal bebas dan menurunkan risiko kerusakan sel dan penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung hingg kanker. Disamping kandungan vitamin, mineral dan protein. Ubi jalar juga kaya akan kandungan antioksidan.

Ubi jalar bewarna orange kaya akan beta karoten yang merupakan antioksidan yang dapat menjaga kesehatan mata, menjaga kesehatan sistem pernapasan dan melindungi kesehatan kulit.

Studi menunjukan bahwa ubi jalar dengan memiliki warna terang seperti merah, orange dan ungu memiliki kandungan antioksidan yang lebih tinggi, bahkan setara dengan buah goji beri, blue berry dan dark chocolate.

3. Meningkatkan Fungsi Otak

Kandungan nutrisi dan antioksidan dalam ubi jalar juga bermanfaat dalam meningkatkan fungsi dan kemampuan memori otak Anda.

Dalam penelitian yang di inisiasi oleh Chungnam National University’s College of Pharmacy di Korea Selatan, menemukan bahwa ekstrak ubi jalar ungu dapat mencegah kerusakan oksidatif di otak, meningkatkan kemampuank kognitif dan meningkatkan memori otak Anda.

Ubi jalar bersama dengan buah alpukat, buah bit, brokoli dan sayuran berdaun hijau lainnya dalam makanan sehat untuk otak karena kemampuannya dalam meningkatkan kemampuan fokus dan memori otak Anda.

4. Meningkatkan Sistem Imun

Konsumsi ubi jalar dapat memenuhi 438 persen kebutuhan vitamin A tubuh Anda. Vitamin A berperan penting dalam banyak aspek kesehatan tubuh Anda, terutama untuk sistem kekebalan tubuh Anda.

Vitamin A dapat menstimulasi produksi sel imun yang dapat mencegah infeksi virus dan bakteri, vitamin A dapat memiliki sifat anti kanker yang dapat membunuh sel-sel yang telah mengalami mutasi karena radikal bebas, mutasi sel ini dapat berkembang menjadi kanker dan tumor.

Beragam studi menyebutkan bahwa mengonsumsi suplemen vitamin A  dapat menurunkan risiko kematian yang disebabkan infeksi penyakit yang disebabkan oleh kekurangan vitamin A.

Ubi jalar merupakan salah satu makanan tinggi vitamin A bersama dengan Wortel, Kale, Bayam dan Aprikot.

5. Menjaga Kesehatan Mata

Berkaitan dengan sistem imun, vitamin A juga dapat menjaga kesehatan mata. Kekurangan vitamin A dapat menyebabkan masalah kesehatan mata seperti mata kering, rabun senja, timbulnya selaput putih pada kornea bahkan dapat menyebabkan kebutaan.

Satu ubi jalar dapat memenuhi hingga 400 persen kebutuhan vitamin A harian, sehingga sebenarnya Anda hanya butuh mengonsumsi sebanyak 1/4 porsi ubi jalar ini.

Selain vitamin A, kandungan nutrisi dalam ubi jalar seperti Beta Karotene, vitamin C, Zinc dan Asam Lemak Omega 3 merupakan nutrisi esensial untuk kesehatan mata dan dapat mencegah risiko penurunan fungsi mata karena faktor usia atau degenerasi makular.

6. Mendukung Program Diet

Bila Anda sedang dalam program diet, konsumsi ubi jalar merupakan salah satu cara untuk menyukseskan program diet Anda.

Manfaat ubi jalar untuk diet dikarenakan kandungan serat yang dapat memberikan Anda rasa kenyang lebih cepat dan lebih lama, sehingga menurunkan nafsu makan dan frekuensi makan Anda.

Serat dalam ubi jalar bergerak lamban di sistem pencernaan Anda, hal ini dapat memberikan Anda rasa kenyang dan mengurangi keinginan Anda untuk terus makan. Konsumsi 200 gram ubi jalar dapat memberikan Anda 6,6 gram serat atau memenuhi 26 persen kebutuhan serat harian Anda.

Namun, tentu saja konsumsi ubi jalar harus diikuti dengan gaya hidup sehat lain seperti makanan sehat dan rutin berolahraga untuk mendukung program diet Anda.

7. Mengontrol Stress

Kandungan magnesium dalam ubi jalar merupakan mineral esensial agar organ-organ tubuh Anda berfungsi dengan normal. Selain itu, manfaat magnesium bagi tubuh Anda adalah menurunkan level stress dan kecemasan. Beragam penelitian mengungkapkan bahwa kekurangan asupan magnesium dapat menyebabkan meningkatkan depresi, salah satunya contohnya adalah perubahan mood saat pramenstruasi.

Kekurangan magnesium dan meningkatnya level stress dikarenakan dikarenakan keduanya mempengaruhi sel imun dan peradangan di seluruh tubuh Anda. Magnesium dapat melindungi otak dari gangguan kecemasan dan depresi pada mereka yang baru mengalami kejadian traumatis.

Selain itu, magnesium dalam ubi jalar juga membantu Anda mengatasi insomnia, sebagai informasi insomnia merupakan salah satu stimulan penyebab stress, depresi dan gangguan kecemasan. Oleh karena itu, konsumsi ubi jalar dalam menu diet Anda.

8. Meredakan Peradangan

Ubi jalar memiliki kandungan vitamin dan mineral yang berperan aktif dalam meredakan peradangan di tubuh Anda. Sebuah penelitian mengungkapkan ubi jalar ungu memiliki ekstrak yang dapat menghambat produksi komponen-komponen penyebab radang ditubuh Anda.

Ekstrak ubi ungu mengandung Anthocyanin yang terbukti dapat mencegah dan meredakan peradangan yang disebabkan oleh kanker usus dan mencegah perkembangan sel-sel kanker. Selain itu, kandungan Kolin dalam ubi jalar juga diketahui dapat meredakan peradangan sistemik di tubuh Anda.

9. Mencegah Kanker

Ubi ungu dikenal memiliki kemampuan dalam mencegah beragam jenis kanker. Varian ubi jalar ungu dapat menghambat pertumbuhan beragam kanker seperti kanker payudara, kanker perut, dan kanker usus dengan mencegah sel kanker mendapatkan asupan makanan. Selain itu, zat anthocyanin dalam ubi ungu juga berperan sebagai anti kanker khususnya kanker perut dan kanker payudara.

Kehadiran Beta Karoten dalam panganan ubi jalar juga memiliki dampak signifikan dalam menurunkan risiko kanker prostat dan kanker usus pada pria. Seperti halnya zat Anthocyanine, beta karoten dalam ubi jalar juga memerangi sel kanker dan memastikan sel tidak mengalami perkembangan dan menyebar ke seluruh tubuh.

10. Menjaga Kecantikan Rambut dan Kulit

Manfaat ubi jalar untuk kecantikan diantaranya adalah menjaga kecantikan kulit dan rambut Anda, kandungan Vitamin A, Vitamin C dan Vitamin E dalam panganan ini merupakan alasannya.

Vitamin E dalam ubi jalar mengandun antioksidan yang dapat menurunkan kadar stress oxidatife dan dapat meningkatkan kesuburan rambut, khususnya mereka yang mengalami masalah rambut rontok dan kebotakan.

Vitamin C bekerja dalam menjaga kesehatan kulit dengan mencegah timbulnya tanda-tanda penuaan dini yang disebabkan oleh radiasi sinar ultraviolet dan hyperpigmentasi kulit Anda. Vitamin C efektif dalam mentralisir stress oxidatif yang disebabkan oleh sinar UV dan kombinasi dengan Vitamin E dapat mencegah risiko kanker kulit.  Vitamin C merupakan nutrisi esensial yang dibutuhkan untuk sintesis kolagen, sebuah protein penting untuk kulit Anda.

Beragam penelitian juga menyebutkan bahwa kandungan vitamin C dalam ubi jalar juga berperan aktif dalam mengatasi peradangan kulit seperti jerawat dan mempercepat penyembuhan luka.

Vitamin A dalam ubi jalar merupakan nutris penting untuk mempercepat penyembuhan kerusakan kulit yang disebabkan oleh sinar UV, vitamin A juga dapat menstimulasi kolagen yang dapat menurunkan tingkat penuaan sel yang disebabkan oleh sinar UV.

11. Mengontrol Tekanan Darah

Kandungan Magnesium dan Potassium dalam ubi jalar dapat membantu Anda mengontrol tekanan darah. Potassium dapat melebarkan pembuluh darah dan menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Sedangkan Magnesium mencegah risiko hipertensi sehingga kombinasi keduanya dapat menghindarkan Anda dari risiko penyakit kardiovaskular seperti Stroke, Penyakit Jantung dan Hipertensi.

12. Baik untuk Program Hamil

Vitamin A dosis tinggi yang terdapat dalam ubi jalar merupakan nutrisi esensial bagi wanita yang mengalami masalah kesuburan. Vitamin A berperan penting dalam meningkatkan kesehatan organ reproduksi dan melindungi sel telur dari kerusakan karena radikal bebas.

Kandungan Zat Besi dalam umbi ini juga mineral penting untuk kesuburan. Selain dapat mengatasi Anemia, zat besi juga berperan dalam meningkatkan pasokan darah keseluruh tubuh khususnya ke organ reproduksi, zat besi juga berperan penting dalam memastikan kemampuan tubuh Anda dalam proses pembuahan saat program hamil.

Efek Samping Ubi Jalar

Disamping rasanya yang lezat dan manfaat kesehatan ubi jalar, ubi jalar juga memiliki efek samping bagi Anda yang memiliki kondisi kesehatan tertentu. Berikut ini beberapa orang yang sebaiknya membatasi konsumsi ubi jalar, diantaranya:

Penderita Alergi Makanan

Ubi jalar dilaporkan merupakan salah satu jenis makanan yang dapat menyebabkan alergi, terdapat laporan yang mengatakan bahwa terdapat orang yang mengalami reaksi alergi seperti gatal-gatal, mual-muntah, kram perut dan pembengkakan setelah mengonsumsi ubi jalar.  Oleh karena itu, bila Anda mengalami reaksi alergi, sebaiknya segera hubungi dokter untuk mendapatkan penanganan medis.

Penderita Batu Ginjal

Penderita batu ginjal juga sebaiknya membatasi atau bahkan menghindari konsumsi ubi jalar, hal ini dikarenakan bi jalar tinggi akan kandungan oxalate dan kalsium yang dapat menyebabkan pembentukan batu ginjal. Oleh karena itu, jangan terlalu banyak konsumsi ubi jalar.

Penderita Diabetes

Bagi penderita diabetes, meski memiliki kemampuan dalam mengontrol kadar gula darah. Ada baiknya dikonsumsi secara wajar dan tidak berlebihan. Hal ini dikarenakan kandungan karbohidrat dalam ubi jalar dapat menyebabkan dampak negatif pada tubuh penderita diabetes. Imbangi konsumsi ubi jalar dengan sumber protein lain untuk menjaga kadar gula darah Anda.

Rekomendasi Artikel

Manfaat Okra Okra merupakan jenis sayuran yang berasal dari Ethiopia, memiliki nama latin Abelmoschus Esculentus atau Hibiscus Esculentus ini dikenal dengan beraga...
Manfaat Labu Siam Labu siam merupakan salah satu jenis tanaman labu yang banyak ditemui di Indonesia. Anda dapat mengolahnya dengan cara merebus, mengolahnya menjadi ju...
Manfaat Wortel Wortel merupakan sayuran yang serbaguna dan menjadi favorit banyak orang di seluruh dunia, entah dikonsumsi secara mentah, sayuran pelengkap masakan m...
Manfaat Selada Air Manfaat selada air untuk kesehatan diantaranya adalah memenuhi kebutuhan nutrisi, meningkatkan sistem imun, mencegah kanker dan menjaga fungsi tiroid....
Manfaat Pete Pete atau Petai memiliki nama latin Parkia Speciosa ini tersebar di dataran Asia khususnya Indonesia, Malaysia dan Thailand. Indonesia sendiri pete ke...
Manfaat Kentang Kentang merupakan salah satu makanan sumber karbohidrat yang disarankan sebagai pengganti nasi putih. Sayuran yang memiliki nama latin Solanum Tuberos...

Tinggalkan komentar