Manfaat Minyak Zaitun

Minyak Zaitun adalah Minyak yang berasal dari Sari Buah Zaitun. Minyak tersebut ternyata telah digunakan sejak 400 tahun SM. Minyak tersebut sangat bermanfaat untuk menyembuhkan beberapa penyakit. Minyak tersebut sangat bermanfaat dan banyak digunakan dalam bsidang kesehatan maupun kecantikan.

Kandungan Minyak Zaitun

Mengutip Nutrition Data, dalam satu sendok makan minyak zaitun memiliki kandungan:

  • Kalori 119
  • Vitamin E 1.9 mg
  • Vitamin K 8.1 mg
  • Saturated Fat 1.9 g
  • Monounsaturated Fat 9.8 g
  • Polyunsaturated Fat 1.4 g
  • Omega 3 103 mg
  • Omega 6 1318 mg
  • Kalsium 0.1 mg
  • Zat Besi 0.1 mg
  • Potassium 0.1 mg
  • Sodium 0.3 mg
  • Phytosterol 29.8 mg

Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan

Berikut ini Manfaat Minyak Zaitun bagi kesehatan berdasarkan penelitian sebagaimana dikutip dari Healthline.com.

1. Kaya akan Monounsaturated Fat

Minyak Zaitun merupakan minyak alami yang di ekstrak dari buah zaitun, buah asam yang berasal dari pohon zaitun.

24 persen dari kandungan minyak zaitun merupakan lemak jenuh dan asam lemak omega-3 serta omega-6. Selain itu, minyak zaitun juga terdiri dari asam lemak monounsaturated yang disebut asam Oleic yang baik untuk kesehatan tubuh Anda.

Asam Oleic dipercaya dapat mengurangi peradangan dan mencegah kanker. Asam Oleic juga tahan suhu panas sehingga manfaatnya tidak hilang saat digunakan sebagai minyak goreng.

2. Kaya Antioksidan

Minyak Zaitun juga memiliki kemampuan antioksidan yang dapat memerangi beragam penyakit yang berasal dari radikal bebas seperti kanker.

Antioksidan yang terkandung dalam minyak esensial ini juga dapat mencegah penumpukan kolesterol dalam darah sehingga mencegah penyakit kardiovaskular seperti tekanan darah tinggi, penyakit jantung dan stroke.

3. Anti Peradangan

Peradangan pada tubuh Anda dapat menyebabkan beragam penyakit serius, seperti kanker, penyakit kardiovaskular, sindrome metabolis, diabetes, Alzheimer, rematik dan obesitas.

Minyak Zaitun dapat mencegah peradangan pada tubuh Anda, hal ini dimungkinkan karena kandungan Oleocanthal yang bekerja layaknya Ibuprofen dalam menyembuhkan peradangan dan meredakan nyeri.

Dalam sebuah penelitian menyebutkan bahwa 50 mg Oleocanthal atau 3/4 sendok makanan minyak zaitun memiliki efektifitas seperti 10 persen ibu profen.

Dalam penelitian lain menyebutkan bahwa kandungan antioksidan dalam minyak ini dapat menghambat gen dan protein penyebab peradangan.

4. Mencegah Stroke

Stroke disebabkan oleh gangguan sirkulasi darah ke otak yang disebabkan oleh pengentalan darah atau pendarahan di otak.

Di negara berkembang seperti Indonesia, stroke merupakan penyebab kematian tertinggi kedua setelah penyakit jantung.

Dalam sebuah penelitian yang melibatkan 841.000 subjek penelitian menemukan bahwa asam Oleic dalam buah zaitun juga dapat mengurangi risiko penyakit stroke dan penyakit jantung.

5. Mencegah Penyakit Jantung

Penyakit Jantung merupakan salah satu penyakit mematikan nomor satu di dunia.

Sebuah study observasional yang dilakukan di daerah mediteranian menemukan bahwa penduduk di sekitar laut mediterania sangat jarang menderita penyakit jantung.

Hal ini mendorong tercipta diet mediterania yang memang terbukti dapat mengurangi risiko penyakit jantung.

Minyak Zaitun memegang peranan penting dalam mediteranian diet dan kandungan mineral di dalamnya mencegah penyakit jantung. Selain itu, juga dapat mengurangi peradangan, mencegah kadar lemak jahat, memperkuat dinding pembuluh darah hal ini baik untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mencegah pengental darah.

Jika Anda atau keluarga Anda memiliki riwayat penyakit jantung ada baiknya untuk memasukan minyak zaitun dalam menu harian Anda.

6. Mencegah Obesitas

Dalam penelitian yang dilakukan selama 2,5 tahun pada mahasiswa spanyol yang mengonsumsi makanan yang diolah dengan minyak zaitun. Dalam penelitian tersebut tidak ditemukan adanya faktor penyebab obesitas yang bersumber dari minyak zaitun.

Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah, meski dikonsumsi rutin. Minyak zaitun tidak menyebabkan obesitas atau kelebihan berat badan.

Dalam penelitian lain yang melibatkan 187 partisipan menemukan bahwa mengonsumsi minyak zaitun dapat meningkatkan kadar zat antioksidan dalam darah, kondisi ini dapat menurunkan berat badan.

7. Mencegah Penyakit Alzheimer

Penyakit Alzheimer merupakan penyakit Neurodegeneratif atau gangguan saraf. Salah satu penyebab Alzheimer adalah adanya penyumbatan pada Beta Amyloid di otak Anda.

Dalam sebuah study pada tikus menemukan bahwa kandungan minyak zaitun dapat mengurangi penyumbatan pada sel-sel otak.

Dalam penelitian lain menyebutkan bahwa diet Mediteranian memiliki manfaat dalam menjaga fungsi otak tetap maksimal.

8. Mencegah Diabetes

Manfaat Minyak Zaitun selanjutnya adalah mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2.

Beberapa penelitian mengungkapkan kemampuan minyak zaitun dalam mengontrol kadar gula dalam darah dan sensitifitas insulin pada tubuh Anda.

Dalam penelitian tersebut juga mengungkapkan bahwa diet mediteranian yang banyak menggunakan minyak zaitun dalam proses pengolahannya dapat mengurangi risiko penyakit diabetes tipe 2 sebanyak 40 persen.

9. Mencegah Kanker

Selain minim penyakit jantung, orang-orang di negara mediteranian juga memiliki risiko penyakit kanker yang rendah. Hal ini dipercaya karena pola diet mediteranian yang mereka terapkanlah yang memungkinkan hal ini terjadi.

Kandungan minyak zaitund apat mengurangi dampak oxidative yang disebabkan oleh radikal bebas, yang merupakan salah satu penyebab penyakit kanker.

Selain itu, banyak penelitian yang mengungkapkan kemampuan kandungan minyak zaitun dalam memerangi sel-sel kanker.

10. Mengobati Rematik

Rematik merupakan penyakit autoimun yang dapat menyebabkan nyeri pada persendian. Hingga saat ini, penyebab rematik sendiri masih menjadi perdebatan.

Suplemen minyak zaitun dapat mengurangi peradangan pada persendian dan mengurangi oxidative stress pada penderita rematik.

Kandungan asam lemak omega-3 bekerja sebagai anti-peradangan, selain itu omega-3 juga dapat mengurangi nyeri sendi, kekuatan otot tubuh dan mencegah kekakuan pada penderita rematik.

11. Anti-Bakteri

Minyak Zaitun memiliki kandungan nutrisi yang dapat mencegah atau membutuh bakteri, salah satunya adalah Heliobacter Pylori. Sejenis bakteri yang hidup di peru dan dapat menyebabkan asam lambung naik dan kanker perut.

Dalam sebuah penelitian menunjukan minyak zaitun efektif memerangi delapan bakteri, yang tiga diantaranya tahan terhadap antibiotik.

Dalam sebuah penelitian menemukan bahwa mengonsumsi 30 gram minyak zaitun dapat membunuh bakteri Heliobacter Pylori hingga 40 persen selama dua minggu.

Baca Juga:
Manfaat Cuka Apel untuk Kesehatan
Manfaat Temulawak
Manfaat Kulit Manggis

Efek Samping Minyak Zaitun

Minyak zaitun aman untuk dikonsumsi maupun penggunan pada kulit. Minyak zaitun dapat digunakan untuk memenuhi 14 persen kebutuhan kalori harian tubuh Anda, ini sekitar dua sendok makan. Dalam bagian ini akan dijelaskan mengenai efek samping minyak zaitun yang mungkin akan timbul pada diri Anda, meski jarang terjadi tidak ada salahnya untuk mengetahuinya. Simak ulasanya berikut sebagaimana dikutip dari webmd:

  • Mual dan Muntah, sebagian kecil orang pernah mengalami mual dan muntah ketika mengonsumsi secara langsung minyak zaitun.
  • Alergi, reaksi alergi juga terjadi pada mereka yang menggunakan minyak zaitun untuk kulit. Sebaiknya jika muncul reaksi alergi pada kulit Anda seperti ruam merah, gatal dan bengkak sebaiknya hentikan penggunaan minyak zaitun pada kulit.
  • Gigi Sensitif, beberapa laporan juga menyebutkan bahwa terdapat pasien yang mengalami gigi sensitif setelah mengonsumsi minyak zaitun secara langsung.
  • Ibu Hamil & Menyusui, hingga saat ini belum ada informasi yang mengenai apakah mengonsumsi minyak zaitun aman untuk ibu hamil dan menyusui. Jangan konsumsi minyak zaitun lebih dari satu sendok makan.
  • Bagi Penderita Diabetes, karena manfaatnya untuk menurunkan kadar gula darah, ada baiknya penderita diabetes berhati-hati konsumsi minyak zaitun dan obat penurun gula darah. Hal ini dapat menyebabkan tubuh Anda kekurangan gula darah atau hipoglikemia.
  • Penangangan Operasi, bila Anda akan menjalani operasi sebaiknya hentikan konsumsi minyak zaitun sejak dua minggu sebelum operasi dan dua minggu setelahnya. Hal ini disebabkan kemampuannya menurunkan gula darah akan mengganggu proses penyembuhan Anda.

Demikian pembahasan mengenai Manfaat Minyak Zaitun bagi Kesehatan tubuh. Satu hal yang terpenting adalah mengonsumsi minyak zaitun murni tanpa campuran minyak lain. Hal ini penting agar mendapatkan kandungan nutrisi yang maksimal.

Rekomendasi Artikel

Manfaat Teh Hijau Teh hijau minuman yang memiliki manfaat kesehatan yang terlengkap didunia. Teh hijau memiliki kandungan nutrisi dan zat antioksidan yang sangat baik u...
Manfaat Susu Kedelai Susu kedelai merupakan minuman yang dibuat dari kacang kedelai, yang menjadi pilihan bagi vegetarian dan mereka yang alergi susu sapi. Namun, bukan ha...
Manfaat Cuka Apel Cuka apel adalah minuman yang diolah dengan cara melumatkan buah apel untuk diambil sarinya untuk kemudian ditambahkan bakteri, ragi dan gula untuk me...

Tinggalkan komentar