Manfaat Cuka Apel

Cuka apel adalah minuman yang diolah dengan cara melumatkan buah apel untuk diambil sarinya untuk kemudian ditambahkan bakteri, ragi dan gula untuk membantu proses fermentasi menjadi alkohol dan komponen lain seperti asam asetat, asam gallic, katekin dan lain sebagainya yang membentuk sifat antioksidan dan antibakteri dari cuka apel.

Dengan proses fermentasi yang panjang, Adakah manfaat cuka apel bagi kesehatan? Cuka apel telah digunakan sejak zaman Yunani Kuno sebagai herbal pengobatan untuk mengatasi beragam penyakit seperti diabetes, kanker, masalah jantung, kolesterol tinggi dan obesitas.

Kandungan Cuka Apel

Cuka apel mengandung nutrisi esensial yang dibutuhkan oleh tubuh, mengutip Nutrition Data cuka apel memiliki kandungan nutrisi seperti:

  • Karbohidrat
  • Gula
  • Kalsium
  • Zat Besi
  • Fosfor
  • Potassium
  • Sodium
  • Zinc
  • Mangan
  • Selenium

Manfaat Cuka Apel

1. Mengontrol Gula Darah

Menurut Carol Johnson, seorang peneliti yang telah melakukan 10 penelitian terkait cuka apel sebagaimana dikutip dari CNN.com, mengungkapkan bahwa cuka apel adapat menurunkan kadar gula dalam darah penderita diabetes tipe 2 dan juga mereka yang berada pada fase pre-diabetes.

Pada dasarnya sifat asam asetat yang terdapat dalam cuka apel mencegah penyerapan zat tepung yang didapat dari konsumsi karbohidrat olahan seperti nasi, roti, mie dan pasta.

Namun, Bagi Anda penderita diabetes sebaiknya menghindari konsumsi cuka apel bila sedang melakukan pengobatan medis karena cuka dapat memberikan dampak negatif pada efektivitas obat yang Anda konsumsi.

2. Menurunkan Berat Badan

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa cuka apel bermanfaat untuk menurunkan berat badan dan mencegah obesitas. Dalam sebuah jurnal penelitian menyebutkan bahwa cuka apel dapat memberikan rasa kenyang yang lebih lama ketika dikonsumsi bersama makanan tinggi karbohidrat, hal ini dapat mencegah Anda makanan berlebihan dalam satu waktu.

Dalam sebuah penelitian yang dilakukan selama 12 minggu sebagaimana dikutip dari BBC menemukan bahwa asam asetat dalam cuka apel membantu menurunkan berat badan dan lemak tubuh. Meski diperlukan beberapa penelitian untuk membuktikan klaim ini, ada baiknya tambahkan cuka apel dalam menu makanan Anda.

3. Anti Bakteri

Cuka apel dapat membunuh bakteri pathogen. Cuka apel telah dikenal sejak lama sebagai pembersih luka. Selain itu, cuka juga digunakan untuk membersihkan jamur pada kuku, kutil dan infeksi telinga.

Cuka apel juga baik sebagai bahan pengawet makanan alami, karena dapat membunuh bakteri E.Colli yang tumbuh di makanan sehingga makanan Anda memiiliki usia yang lebih panjang sebelum basi.

Sifat anti-bakteri dalam cuka apel juga baik untuk membunuh bakteri di wajah sehingga menghambat timbulnya jerawat. Selain itu, cuka juga dapat mengeringkan jerawat.

4. Menjaga Kesehatan Jantung

Penyakit jantung merupakan salah satu penyakit yang menyebabkan kematian tertinggi di dunia.

Penyebab penyakit jantung sendiri bisa disebabkan oleh faktor genetis dan juga gaya hidup tidak sehat seperti jarang berolahraga dan mengonsumsi makanan berlemak sehingga meningkatkan kadar kolesterol dalam darah.

Terkait dengan kadar kolesterol dalam darah dapat diturunkan dengan mengonsumsi cuka apel, dalam penelitian yang dilakukan pada hewan menunjukan bahwa cuka apel efektif untuk menurunkan kadar kolesterl dan trigliserida dalam darah.

Selain itu, dalam penelitian tersebut juga menemukan bahwa cuka apel dapat menurunkan tekanan darah tinggi–salah satu penyebab serangan jantung.

Dalam penelitian yang dilakukan oleh Universitas Harvard menemukan bahwa wanita yang mencampurkan cuka apel dalam salad mereka memiliki risiko penyakit jantung yang lebih rendah daripada mereka yang tidak. Dalam penelitian tersebut juga menyebutkan dampak positif yang diberikan oleh cuka apel seperti Menurunkan kadar gula dalam darah, meningkatkan sensitifitas insulin dan mengatasi diabetes.

5. Mencegah Kanker

Kanker merupakan penyakit mematikan yang disebabkan oleh pertumbuhan sel-sel kanker, pertumbuhan sel-sel kanker dapat disebabkan oleh paparan radikal bebas yang terdapat dari polusi asap kendaran maupun asap rokok.

Berbagai penelitian yang dilakukan pada hewan tikus mengungkapkan bahwa cuka apel dapat membunuh sel-sel kanker dan tumor pada tubuh mereka.

Dalam penelitian tersebut menemukan bahwa cuka apel dapat mengisolasi sel-sel kanker dan mencegahnya berkembang lebih jauh.

Dalam penelitian pada manusia yang dilakukan di Tiongkok menemukan bahwa konsumsi cuka apel menurunkan risiko kanker kerongkongan.

Baca Juga:

Manfaat Minyak Zaitun
Manfaat Susu Kedelai
Manfaat Teh Hijau

Cara Mengkonsumsi Cuka Apel

Hal terpenting yang harus Anda perhatikan adalah JANGAN mengonsumsi cuka apel tanpa melarutkanya dalam segelas air. Sifat asam dari cuka ini dapat menyebabkan sakit tenggorokan dan merusak lapisan enamel gigi Anda.

Meski tidak ada dosis aman cuka apel, namun pastikan Anda tidak mengkonsumsi cuka apel lebih dari dua sendok makan setiap harinya. Umumnya orang-orang melakukannya pada pagi atau sore hari sebelum makan.

Pastikan Anda minum larutan cuka apel menggunakan sedotan, hal ini untuk menghindari kontak dengan gigi Anda, seperti yang dijelaskan diatas bahwa asam dari cuka dapat merusak lapisan gigi dan membuatnya keropos. Dan setelah minum, pastikan Anda berkumur dengan air bersih untuk menghilangkan sisa-sisa asam di mulut Anda.

Efek Samping Cuka Apel

Walau memiliki manfaat baik untuk kesehatan, namun nyatanya bagi sebagian orang cuka apel juga memiliki efek samping negatif. Berikut ini efek samping cuka apel bagi kesehatan yang harus Anda perhatikan:

Gangguan Pencernaan

Tingkat keasaman dari cuka dapat menyebabkan masalah pencernaan pada penderita maag dan menyebabkan asam lambung naik. Untuk itu, bagi Anda yang memiliki riwayat maag dan GERD ada baiknya hindari konsumsi cuka apel dalam keadaan perut kosong.

Kerusakan Gigi

Asam dari cuka dapat mengikis lapisan enamel pada gigi Anda, dalam jangka pendek paparan cuka apel pada gigi akan menyebabkan perubahan warna dan membuat gigi lebih sensitif terhadap perubahan suhu, sedang dalam jangka panjang hal ini dapat menyebabkan gigi keropos dan tanggal.

Sakit tenggorokan

Jika mengkonsumsi cuka apel tanpa melarutkannya dalam segelas air, asam dari cuka dapat menyebabkan luka pada tenggorokan Anda. Sakit tenggorokan juga merupakan tanda bahwa Anda terlalu banyak mengonsumsi cuka apel. Oleh karena itu, kurangi dosis harian Anda bila muncul gejala tersebut.

Menurunkan Kadar Gula Darah

Karena sifatnya anti-glikemik atau bersifat menurunkan kadar gula darah dalam tubuh Anda. Dalam beberapa kasus dimana seseorang terlalu banyak mengonsumsi cuka ini menyebabkan tubuh kekurangan gula darah atau Hipoglikemia yang mengakibatkan berkurangnya pasokan gula ke otak dan organ tubuh lainnya.

Hal ini dapat berakibat fatal, seseorang dapat mengalami pingsan bahkan koma jika hal ini terjadi.

Demikian pembahasan mengenai Manfaat Cuka Apel bagi kesehatan tubuh Anda, semoga bermanfaat dan menambah wawasan Anda dalam pengobatan alternatif dengan bahan-bahan alami.

Rekomendasi Artikel

Manfaat Minyak Zaitun Minyak Zaitun adalah Minyak yang berasal dari Sari Buah Zaitun. Minyak tersebut ternyata telah digunakan sejak 400 tahun SM. Minyak tersebut sangat be...
Manfaat Susu Kedelai Susu kedelai merupakan minuman yang dibuat dari kacang kedelai, yang menjadi pilihan bagi vegetarian dan mereka yang alergi susu sapi. Namun, bukan ha...
Manfaat Teh Hijau Teh hijau minuman yang memiliki manfaat kesehatan yang terlengkap didunia. Teh hijau memiliki kandungan nutrisi dan zat antioksidan yang sangat baik u...

Tinggalkan komentar

Comment moderation is enabled. Your comment may take some time to appear.